Postingan

Stay At Home

Gambar
Sudah agak lama tidak beraktivitas di luar rumah, paling bisa ke halaman depan melihat kendaraan hilir mudik atau berjalan-jalan sekedar berolahraga sambil berdoa rosario. Sudah agak lama juga tidak bertemu dengan orang lain, sesekali bertemu dengan para karyawan dan guru yang bertugas piket harian di sekolah. Selebihnya hanya melihat pohon, kebun, ayam kate, burung, bekicot, tanaman sayur dan lain sebagainya. Hal lain yang kami buat adalah menanam di kebun, membantu membuat masker bagi sesama yang membutuhkan atau terlibat dalam ngepak ngepak sembako untuk dibagikan. Ketika para karyawan dan guru sudah pulang, maka tinggallah kami sendiri dengan semua aktivitas rutin kami. Di tengah suasana yang tak menentu ini, kami masih bisa berdoa, kami masih melakukan pekerjaan kecil lainnya seperti memelihara ternak dan bercocok tanam. Sedangkan kerja kami yang utama tetap kami jalankan dalam diam seperti membuat planning kegiatan sekolah belajar di rumah, memeriksa persiapan dan bahan ajar g...

Masih Banyak ORang Baik

Gambar
Dunia kita sedang sakit, negara kita juga sedang dalam masa kesusahan berat akibat merebak pandemi covid 19 sejak akhir tahun ini. Semua orang tanpa kecuali merasa cemas dan takut. Banyak kebijakan pemerintah yang akhirnya dibuat untuk memberi rasa aman kepada rakyatnya seperti semua sekolah meliburkan anaknya, anak belajar dari rumah, atau kantor-kantor pemerintah dan swasta memperkerjakan pegawai dari rumah atau yang kita kenal dengan WFH (work from home) Bekerja atau belajar dari rumah pun menimbulkan persoalan tersendiri dan itu dialami oleh banyak orang, semua orang mengeluh macam-macam, tapi tidak tahu harus berbuat apa-apa. Tetapi untunglah di tengah situasi seperti ini masih banyak orang yang masih bersikap positip dan mau berbuat kebajikan. Para pemimpin kita saat ini tengah berjuang keras untuk melindungi rakyatnya dari maut ini, mereka tidak berhenti bekerja, turun ke lapangan untuk membantu menyiapkan logisitk, mereka serius mengatur perekonomian bangsa agar tidak anj...

Dalam Sepi Kami Melambai

Gambar
Seharusnya  hari ini kami bersorak sorai menyambut Yesus sahabat kami masuk kota Yerusalem sebagai raja, dan sesudah itu kami semua juga yang membunuhNya dengan kejam. Hari ini dalam sepi kami tetap memperingat acara ini, kami memegang daun palem, kami bernyanyi, kami berjalan mengiringi DIA tapi dalam suasana yang lain. Daun palem kami ambil di kebun, kami menghias kapel dengan daun palem dan berusaha sekkuat tenaga agar nuansa itu tetap ada. Kami beryanyi dan mulut kami tetap mendaraskan doa. Sejak kemarin kami semua sudah bergerak ke kebun, kami beramai-ramai memetik daun palem yang ada, lalu seorang teman membawanya ke gereja untuk diberkati pada misa live streaming hari Sabtu sore. Dengan cara masing-masing kami berusaha untuk tekun menyiapkan diri.  Ada yang menghias kapel, ada pula yang membentuk daun palem menjadi rangkaian yang indah dan enak dilihat. Ada yang menghias ruang makan juga dengan rangkaian daun palem, dan beberapa rangkaian kami kirim ke kapel kec...

Lockdown

Gambar
Diantara gedung tinggi, halaman luas, kebun yang besar walau tak sebesar cintamu padaku, kami duduk duduk dan berdoa. Hampir setiap hari seperti ini, pagi kami mengisinya dengan doa di kapel, ada bacaan injil dan renungan serta menyambut komuni kudus. Kegiatan sore hari dimulai dengan adorasi atau jalan salib kalau hari Jumat, dilanjutkan dengan doa bersama dan makan malam. Jumlah kami yang banyak dalam rumah yang besar ini membantu kami untuk saling memmberi kekuatan dan kegembiraan, ditambah dengan anak-anak asrama. Mereka adalah para gadis cantik yang datang dari seluruh Indonesia. 4 gadis dari Kalimantan dan sebagaimana tipikal orang sana, kulit mereka putih bersih dan cantik sekali. Tetapi mereak tidak sombong dan mau bekerja apa saja, Dari Jawa Barat, beberapa yang datang dan bergabung untuk melanjutkan sekolah. Mereka juga cantik dan manis. Dari Nias, Papua, dan sebagian besar dari pulau Jawa dan bersekolah diMadiun. Semua mereka cantik-cantik dan bersih. Mereka juga terlibat d...

YAFA Pendaki Gunung

Gambar
Namanya Yafa, umurnya sekarang 10 tahun kelas 5 SD. Wajahnya cantik dan memiliki senyum manis. Seperti anak-anak lainnya ia ramah, suka bercerita, sering bertanya kalau ada materi pelajaran yang tidak ia pahami. DI Kelas ia dikenal baik oleh teman-temanya, suka membantu dan rajin belajar, ya tipikal anak manis. Gurunya memberi kesaksian kalau Yafa suka   bertanya apa yang bisa tolong. Di luar itu ia memiliki suatu keistimewaan yang jarang dimiliki oleh anak seusianya. Ia hobby naik gunung. Naik gunung kan sebuah hobby yang berat dan butuh keberanian bukan? Ternyata sejak umur 4 tahun ia sudah merengek-rengek orangtua untuk mendaki gunung. Kebetulan ia berasal dari keluarga pencinta gunung. Ayah ibunya adalah pasangan suami istri yang sangat suka gunung, demikian juga kedua kakaknya. Bahkan ketika pertama kali mendaki gunung usia TK, masih digendong papa. Yafa bercerita ketika hendak mendaki gunung ia biasanya mempersiapkan beberapa perlengkapan seperti tenda, peralatan masak, j...

Berkencan dengan RASA

Gambar
Ketika bom menghantam kawasan Sarinah Menteng Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu, muncul banyak berita tagar #kami tidak takut#. Kami tidak takut adalah reaksi warga Jakarta yang muncul dari kedalaman hati bahwa apapun yang terjadi kami tidak takut, bom itu menghancurkan kota, tapi tidak hati kami, begitu kira-kira ungkapan rasa warga saat itu. Belum lama kita semua ribut dengan banjir yang melanda beberapa tempat di Indonesia. Paling kentara Jakarta, semua orang bercerita tentang banjir di kota besar ini, masing-masing dengan cerita yang berbeda, tetapi lain orang memaknainya dengan canda dan tawa sehingga menghibur walau derita. Air yang melimpah dan membahayakan banyak orang mempunyai resiko tersendiri, harta benda hanyut, rumah terendam air membutuhkan waktu lama untuk membersihkan, banyak sekolah meliburkan siswanya untuk beberapa hari, kantor-kator sepi dan sebagainya. Apa yang kita rasakan? Sedih? Takut? Jengkel? Gemes? Bisa bermacam rasa yang muncul. Segenap pejabat pem...

Scala Santa atau Tangga Suci

Gambar
Hari ini menulis tentang tangga suci yang sering disebut Scala Santa. Tangga suci ini memiliki 28 anak tangga menuju ke kapel “Sancta Sanctorum, yakni tempat suci dari orang-orang kudus, yang sejak abad pertengahan berbatasan langsung dengan Basilika Santo Yohanes Lateran. Dari rumah kami sudah membawa persiapan lengkap, makanan secukupnya, tiket bis, minum dan camera. Maka pergilah kami menumpang bis yang dicegat depan rumah. Bis nomor 51 lsampai Termini central Station   nanti akan ganti bis. Lepas dari situ jalan sebentar dan sampai. Kami serombongan masuk dulu ke basilika melihat arsitektur kuno yang bagus. Basilika Yohanes Lateran ini sering disebut dengan San Giovanni Laterno dan dianggap memiliki rangking tertinggi jika dibandingkan dengan empat basilika lain di kota Roma, soalnya basilika ini merupakan gereja resmi bagi uskup Roma yakni Sri Paus sendiri. Basilika San Giovanni Laterno ini menjadi special untuk saya karena di sampingnya berbatasan langsung dengan basi...