Postingan

Anak Nelayan

Gambar
Rumahku berada di bibir pantai di sebuah desa di pulau kecil yang elok dan cantik. Bagian bawah rumah sudah ada air laut dengan ombak kecil-kecil yang memecah pantai. Jika sedang ada gelombang besar maka akan terdengar suara air memukul-mukul pondasi belakang dapur yang tingginya kira-kira 6 meter. Ayahku sengaja membuat pondasi tinggi agar jika musim badai atau paling kurang ketika air pasang dan gelombang tinggi rumah kami tidak kemasukan air. Gelombang pasang biasanya ketika hari mulai menjelang sore atau kadang-kadang juga pagi hari. Pada sore hari kami biasa memakai kesempatan untuk duduk-duduk di meja dapur sambil memandang laut lepas yang nampak dari jendela besar di dapur. Jendela dapur memang sengaja di buka lebar pada pagi hari untuk sirkulasi udara dan juga untuk memandang sampan atau kapal yang hilir mudik di laut. Saya bersama adik-adikku suka sekali duduk di meja dapur sambil memandang ke laut dan bercerita banyak hal tentang laut. Kakak-kakakku suka memandang ke laut ...

Sudah 100 Hari

Gambar
Sudah 100 hari  Pa ke surga dengan tenang, ia telah bertemu dengan Tuhan Yesus dan Bunda Maria yang ia rindukan selama hidupya, ia telah berjumpa dengan istri tercinta yang telah 11 tahun lebih dahulu bergegas ke surga untuk menyiapkan tempat bagi suami dan anak-anaknya. Waktu itu saya ada kegiatan di Bandung bersama teman-teman, yakni   on going formation bagi suster-suster muda menjelang medior. Kakakku telepon dan bilang, minta doa ya untuk Pa, kemarin sudah menerima sakramen perminyakan. Oh, sebetulnya saya kaget tapi saya bertanya dengan suara pelan, ada apa dengan Pa? Kok tiba-tiba sekali ada berita ini?  Selama ini saya tidak pernah mendengar Pa sakit atau punya keluhan-keluhan tertentu. Kalau telepon dan ngobrol dengan kakakku, paling ia bercerita kalau Pa kakinya lemes, sekarang tidak mau makan banyak, makannya pun hanya sayur tertentu atau ikan yang dimasak sup, atau kadang lagi hanya makan sayur daun kelor yang disup dan telor rebus dan lain-lain. Atau ka...

La Seine

Gambar
Membentang membelah kota Paris menjadi dua bagian, sisi kiri dan sisi kanan, lalu masuk ke selat Inggris di Le Havre. Sungai dengan panjang 775 kilometer ini melewati 37 jembatan di Paris selatan dan Paris Utara dan puluhan jembatan lainnya di luar kota Paris. Waktu itu kami menumpang kapal air atau bus air dengan bayaran 14 Euro karena kami orang dewasa dan bagi anak-anak cukup membayar setengahnya aja yakni 7 euro. Pemandangan di tepi sungai ini bagus banget, kadang kita melewati pemandangan gedung-gedung bertingkat, tapi kadang juga melewat perumahan penduduk, mengapa saya katakan demikian karena dari atas kapal saya bisa melihat aktivitas di pinggir sungai, apa mungkin karena kapal kami berjalan agar ke tepian. Bus air ini menyusuri sungai dengan mampir di beberapa perhentian, saya mencatat ada tujuh perhentian atau tempat bersadar kapal atau bus air  untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Sepanjang perjalanan kami bertemu dengan kapal- kapal air lain yang bersiliweran, kap...

La Tour Eiffel

Gambar
Menepati janji saya kemarin maka saat ini saya akan bercerita tentang menara Eiffel dan sekitarnya. Saat tiba di Paris, pertama yang ada dalam pikiran saya adalah menara Efiffel, menara ini sangat terkenal seantero jagad dan sering saya baca atau melihat foto atau gambarnya   lewat televisi. Saya melihat pertama kali menara ini dari lantai 6 Institut Serviam atau Annuaira des Foyers Catholiques Student Domitory In Paris atau   biara dan institusi   milik para Suster Ursulin di Paris Perancis, sebetulnya jarak dari biara kami tidak terlalu jauh, hanya 10 menit perjalanan naik bis via Quai d’Orsay yakni 5,3 kilometer, atau kalau mau via boulevard du Montparnasse tapi dengan jarak agak lebih jauh yakni 15 menit dan menempuh 5, 5 kilometer. Atau ada alternatif lain yakni via Rue de Rivoli dengan jarak 6,5 kilometer sekitar 17 menit. Menara setinggi 324 meter yang berdiri dari tahun 1887 ini merupakan ikon pariwisata dan lambang keromantisan dunia. Nah di tempat ini saya mema...

Ulang Tahun Mama Di Surga

Gambar
Perempuan ini kami panggil mama. Wanita yg kami kasihi dengan seluruh tenaga dan hati kami, wanita yg mengurus kami sejak lahir, perempuan dengan dandanan sederhana tp menarik, perempuan yg kutau tidak begitu saja melepas semua peristiwa dalam hidupnya begitu saja. Wanita yg tahan bantingan dan tabah. Bagaimana tidak tabah? Sy mengenang mama dengan segala keterbatasannya memiliki 11 anak dengan berbagai karakter yang mereka punyai. Beliau tak pernah mengeluh hidup dalam kekurangan karena zaman perang.  Beliau dengan senang hati menerima berapa saja penghasilan suaminya. Beliau yg dengan keras bekerja sampingan mulai dari mengolah batu bata, menjual ikan di pasar, menanam dan menjual sayur utk sesen dua agar anak2nya bisa sekolah dan makan. Perempuan yg tidak pernah bergosip karena waktunya habis di kebun,pasar, dan mengurus rumah tangga. Ah mama betapa kami sayang padamu. Ku ingat dari semua anaknya dia paling memperhatikan diriku. Apakah sy geer atau tidak ta...